download soal soal cpns 2014
Home » CPNS » BNN » Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS Badan Narkotika Nasional (BNN)

Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS Badan Narkotika Nasional (BNN)

Share
Advertisement

Lowongan CPNS BNN 2013

About Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN)

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia or BNN is a Non Government Organization ( LPNK ) Indonesia, which has the task of carrying out government duties in the field of prevention , eradication abuse and illicit traffic in psychotropic substances , precursors , and other addictive ingredients except for the addictive ingredient of tobacco and alcohol . BNN headed by a chief who is directly responsible to the President through the coordination of the Indonesian National Police Chief .

BNN legal basis is Act No. 35 of 2009 on Narcotics . Previously , BNN is a non-structural institutions established under Presidential Decree No. 17 of 2002 , which was later replaced by Presidential Regulation No. 83 Year 2007.

History About BNN

History of Narcotics and institutional hazard mitigation in Indonesia began in 1971 when the Republic of Indonesia issued Presidential Instruction (Instruction ) No. 6 of 1971 to Intelligen Coordinating Agency ( Bakin ) to cope with 6 ( six ) national issues that stand out, namely the eradication of counterfeit money , drug abuse prevention , prevention of smuggling , prevention of juvenile delinquency , prevention of subversion , surveillance of foreigners .

Based on the Presidential Instruction Head Bakin form Bakolak 1971 that one of the tasks and functions are tackling the dangers of drugs . Bakolak Instruction is a small coordinating body consisting of representatives from the Ministry of Health , Ministry of Social Affairs , Ministry of Foreign Affairs , the Attorney General , and others , who were under the command and is responsible to the Head of Bakin . The agency has no operational authority and did not get its own budget allocation of ABPN but BAKIN supplied by internal policy .

At that time, the drug problem in Indonesia is still a small problem and the Government of New Order continued to perceive and believe that the drug problem in Indonesia will not be developed because of the Indonesian nation is a nation of Pancasila and religious areas . This view turned out to make the government and the Indonesian people off guard against the danger of drugs , so the drug problem at the time of explosion with coupled regional currency crisis in mid-1997 , the government and people of Indonesia seemed not ready to deal with it, in contrast to Singapore , Malaysia and Thailand are since 1970 has consistently and continuously fight the dangers of drugs .

Facing drug problems tended to continue miningkat , the Government and Parliament of the Republic of Indonesia ( DPR – RI ) passed Law No. 5 of 1997 and Law No. 22 Year 1997 on Narcotics . Under both the Act , the Government ( President Abdurrahman Wahid ) to form the National Narcotics Coordinating Agency ( BKNN ) , by Presidential Decree No. 116 of 1999 . BKNN is a drug prevention Coordination Board consisting of 25 relevant Government Agencies .

BKNN chaired by the Chief of the Indonesian National Police ( Police ) are ex – officio . Until 2002 BKNN not have its own personnel and budget allocation . BKNN acquired and allocated budget from the Headquarters of the Indonesian National Police ( Police Headquarters ) , so it can not carry out its duties and functions to the fullest .

BKNN as a coordinating body felt inadequate to deal with the threat of more serious drugs . Therefore, based on Presidential Decree No. 17 Year 2002 on National Narcotics Agency , BKNN replaced with the National Narcotics Agency ( BNN ) . BNN , as an institution with the task of coordinating 25 forum related government agencies and coupled with operational authority , has a duty and functions : 1 . coordinate relevant government agencies in the formulation and implementation of national policy response to drugs , and 2 . coordinate the implementation of national policy drug prevention .

Starting in 2003 the new BNN budget allocated from the state budget . With the allocation of the state budget , BNN continues to improve its performance together with BNP and BNK . However, since no institutional structure that has a clear line of command and only in coordination ( functional similarity alone ) , then BNN assessed can not work optimally and will not be able to deal with the growing problem of drug and more serious . Therefore in this case the authorities immediately issued Presidential Regulation Number 83 of 2007 on the National Narcotics Agency , Provincial Narcotics Agency ( BNP ) and the County Narcotics Agency / City ( BNK ) , which has operational authority over the authority of BNN Members involved in the task force , which is BNN-BNP-BNKab/Kota partners at the national , provincial and district / city , each of which is responsible to the President , the Governor and Regent / Mayor , and each ( BNP and BN regency / city ) does not have – vertical structural relationship with BNN .

Respond to developments in the growing drug problems and more serious , then the MPR Decree No. VI/MPR/2002 through the General Assembly of the Republic of Indonesia People’s Consultative Assembly ( MPR – RI ) in 2002 had recommended to the House of Representatives and the President to amend Law No. 22 Year 1997 on Narcotics . Therefore , the Government and the House of Representatives passed and enacted Law No. 35 Year 2009 on Narcotics , as the amendment of Law No. 22 of 1997 . Under Law No. 35 of 2009 , the BNN is authorized investigations and criminal investigations of narcotics and drug precursors .

Under the law , a BNN institutional status of Non – Ministry ( LPNK ) with a vertical structure to the provincial and district / city . BNN formed province provincial and district / city formed BNN District / City . BNN BNN led by a chief who is appointed and dismissed by the President . BNN under and responsible to the President . BNN chief assisted by a Principal Secretary , Principal Inspector , and 5 ( five ) Deputy , Deputy Prevention Division , Deputy for Community Empowerment , Deputy for Rehabilitation , Eradication Deputy , and Deputy Legal Affairs and Cooperation .

Jobs Available

Badan Narkotika Nasional kembali membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil guna mengisi lowongan formasi BNN tahun 2013 dengan ketentuan dan persyaratan sebagai berikut :

Advertisements

Formasi

Formasi Papua

Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum yang tetap dalam bentuk Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK);
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  4. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS dan tidak sedang menjalani perjanjian/ kontrak kerja/ ikatan dinas pada Instansi lain;
  5. Sehat jasmani dituangkan dalam bentuk Surat Keterangan Sehat yang dikeluarkan dari Dokter Pemerintah; dan
  6. Surat Keterangan Bebas Penyalah Guna/ Pecandu Narkoba yang dikeluarkan oleh Dokter Pemerintah/ Laboratorium Pemerintah atau swasta.

Persyaratan Khusus

  1. Berusia 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun pada tanggal 1 Desember 2013;
  2. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, atau Perguruan Tinggi Swasta yang program studinya terakreditasi minimal “B” oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
  3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) :
  4. Pendidikan D3 dengan IPK minimal 2,75.
  5. Pendidikan S1 dengan IPK minimal 3,00.
  6. Mengisi Pendaftaran secara online.

Tata Cara Pendaftaran

1. Pelamar wajib memiliki alamat email yang aktif untuk mengikuti proses penerimaan CPNS BNN;
2. Pelamar harus mengisi pendaftaran secara online di alamat https://cpns.bnn.go.id dan mengikuti tata cara pendaftaran di portal pendaftaran;
3. Mengirim berkas lamaran ke alamat Biro Kepegawaian & Organisasi Settama BNN, Jl. MT. Haryono No. 11 Cawang – Jakarta Timur dengan menyertakan tanda bukti pendaftaran online yang dapat diunduh (download) setelah pelamar melakukan pendaftaran online;
4. Berkas lamaran dimasukkan dalam Stop Map, dengan ketentuan warna pembeda:
a. Warna merah untuk pelamar D-3;
b. Warna biru untuk pelamar S-1.
5. Berkas lamaran disusun dengan urutan sebagai berikut :
a. Prin out asli Tanda Bukti Pendaftaran Online yang telah ditandatangani oleh pelamar;
b. Pas foto hitam putih ukuran 3×4 cm dan 4×6 cm masing-masing sebanyak 2 lembar (menghadap ke depan dan kertas foto mengkilat/ bukan dop);
c. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
d. Asli Kartu Pencari Kerja (Kartu Kuning) yang masih berlaku;
e. Surat Keterangan sehat jasmani (Dokter Pemerintah);
f. Surat Keterangan Bebas Penyalah Guna/ Pecandu Narkoba.
g. Surat Pernyataan sanggup ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI);
h. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dikeluarkan dari Polres setempat;
i. Foto copy Akte Kelahiran yang telah dilegalisir;
j. Foto copy Kartu Keluarga (KK) yang telah dilegalisir;
k. Surat lamaran yang ditulis tangan sendiri dengan tinta warna hitam ditujukan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional melalui Biro Kepegawaian & Organisasi Settama BNN;
l. Foto copy ijazah dan transkrip nilai sesuai jenjang pendidikan yang dilamar harus disahkan (dilegalisir) oleh pejabat yang berwenang, dengan ketentuan :
1) Untuk tingkat pendidikan Diploma (D-3):
a) Lulusan Universitas/Institut disahkan oleh Dekan/Pembantu Dekan I.
b) Lulusan Akademik/Politeknik disahkan oleh Direktur/Pudir Bidang Akademik.
c) Lulusan Sekolah/Akademi/Perguruan Tinggi Kedinasan disahkan oleh Kepala Sekolah/Ketua/Direktur Akademik atau Perguruan Tinggi (PT) yang bersangkutan, Kapusdiklat/Kabid yang berkompeten.
2) Untuk tingkat pendidikan Sarjana (S-1):
a) Untuk tingkat pendidikan S-1 lulusan Universitas/Institut disahkan oleh Dekan/Pembantu Dekan I.
b) Untuk tingkat pendidikan S-1 lulusan Sekolah Tinggi disahkan oleh Ketua/Pembantu Ketua I.
6. Selanjutnya stop map dimasukkan ke dalam amplop coklat tertutup, dengan mencantumkan nomor registrasi, nama pelamar, kualifikasi pendidikan, lokasi satker, nama satker dan jabatan yang dilamar pada sampul amplop depan kanan atas.

Berkas ditujukan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional c.q. Biro Kepegawaian dan Organisasi Settama BNN dengan alamat Jl. MT. Hariyono No. 11 Cawang Jakarta Timur Kode Pos 13630 paling lambat tanggal 19 September 2013 stempel pos.
Berkas lamaran yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana uraian di atas dinyatakan gugur dan berkas tidak dapat diambil kembali.

Tahapan Pendaftaran CPNS Online

  1. Persiapkan diri Anda dengan sebaik – baiknya. Utamanya dalam menghadapi Soal Tes CPNS Sistem CAT, Info Selengkapnya : Klik Disini
  2. Pengumuman pengadaan CPNS dapat dilihat di halaman website http://www.bnn.go.id
  3. Pendaftaran/ registrasi dilakukan melalui halaman website https://cpns.bnn.go.id
  4. Pelamar mencetak kartu tanda bukti pendaftaran setelah berhasil melakukan registrasi.
  5. Pelamar mengirim berkas lamaran ke Biro Kepawaian dan Organisasi Settama BNN untuk keperluan verifikasi kelengkapan dan keabsahan administrasi.
  6. Hasil verifikasi seleksi administrasi dapat dilihat di halaman website https://cpns.bnn.go.id
  7. Pelamar dapat mencetak kartu tanda peserta seleksi setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi yang dikirimkan melalui email.
  8. Pelamar datang ke lokasi seleksi hanya pada waktu dan tempat yang telah ditentukan untuk mengikuti seleksi CPNS.
  9. Informasi resmi yang terkait dengan penerimaan CPNS BNN tahun 2013 hanya dapat dilihat dalam situs https://cpns.bnn.go.id diharapkan para pelamar untuk terus memantaunya, kelalaian tidak mengikuti perkembangan informasi menjadi tanggung jawab Pelamar.
  10. Apabila peserta lulus seleksi Panitia berhak menempatkan CPNS sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  11. Seluruh tahapan seleksi ini TIDAK DIKENAKAN BIAYA ATAU PUNGUTAN DALAM BENTUK APAPUN.
  12. Apabila dikemudian hari diketahui pelamar telah memberikan data / keterangan tidak benar, maka BNN berhak membatalkan hasil seleksi.
  13. BNN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB atas segala pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan BNN atau Panitia.

Download File Pengumuman :

Advertisements

Lowongan CPNS BNN 2013 brougth yo you by lokercpnsbumn

Share
LOWONGAN PEKERJAAN PT NUSA HALMAHERA MINERALS DI MEINING, lowongan kerja di banjarbaru, lng donggi senoro, loker hutama karya, lowongan back office bank bni 2014, www pp3 co id, lowongan kerja astra group mei 2014, info lowongan kerja bank bca, pengumuman penerimaan rd pjka 2014, lowongan kerja pt di 2014
Close
Gabung SosMed Kami Untuk Info Terbaru
Bantu situs ini berkembang yach !